Film Pintu Harmonika, Di Balik Setiap Pintu Ada Cerita

Film Pintu Harmonika, Di Balik Setiap Pintu Ada Cerita – Satu lagi film yang siapa berlaga dikancah film Indonesia, Pintu Harmonika. Film Pintu Harmonika ini disutradarai oleh tiga perempuan cantik, yaitu Luna Maya, Ilya Sigma dan Sigi Wimala. Film yang berdurasi 90 menit ini adalah film dengan tiga kisah tentang manusia yang harus tinggal di ruko. Di lantai atas berupa kehidupan dan di lantai dasar berisi penghidupan.

Luna Maya bersama kedua sutradara lainnya memberi judul film ini Pintu Harmonika karena adegan film berawal dari kehidupan di dalam ruko. Dan di baliknya punya banyak cerita. Dari ketiga cerita yang ditawarkan dalam film ini juga berbeda-beda. Ada drama, thriller dan komedi. Masing-masing memiliki daya tarik tersendiri menurut Luna. Di samping itu Luna Maya juga sedikit banyaknya menceritakan tentang kisahnya sendiri namun tidak secara gamblang ditunjukkan dalam akting para pemain Pintu Harmonika ini.

Film Pintu Harmonika, Di Balik Setiap Pintu Ada Cerita

Berikut sinopsis dari film Pintu Harmonika:

Cerita pertama berasal dari ruko paling ceria karena hubungan akrab dan hangat antara Rizal, sang anak, dan Firdaus, sang ayah. Namun di balik keakraban ini, Rizal bisa menjadi dirinya sendiri di dunia maya. Permasalahan timbul saat dia jatuh cinta dengan Cynthia, siswi cantik nan idealis serta mandiri, dan ia harus membantu Cynthia menggalang dana untuk kompetisi tari sekolahnya. Untuk menarik perhatian Cynthia, Rizal memanfaatkan kepopuleran dan pesonanya untuk penggalangan dana, serta dalam waktu bersamaan terus berbohong tentang keluarganya

Cerita kedua ditunjukkan dengan dengan akting Juni, seorang gadis yang di bangku SMP, dan Niko sang ayah, yang sedang membuka pintu rukonya. Berbeda dengan Rizal, hubungan Juni dan Niko dingin. Juni memang tidak pernah merasa betah di rumah. Niko sang ayah hanya memikirkan pekerjaan. Juni melampiaskan semuanya di sekolah dengan membully adik kelas. Namun kelakuan Juni dalam bullying sudah kelewat batas, saat adik kelasnya, Manda, jatuh tersungkur. Padahal Manda adalah anak Kukuh,  pelanggan setia Niko yang baru saja memesan 10 lusin baju, dengan opsi tambahan 10 lagi jika kantornya menyetujui. Juni harus berhadapan dengan keluarganya dan usaha keluarganya yang terancam bangkrut

Cerita ketiga atau yang terakhir, datang dari dalam ruko milik Imelda. Perempuan awal 30-an ini tinggal bersama David anaknya yang masih kelas 3 SD. Toko Imelda itu sebenarnya cukup terkenal dengan kue malaikatnya. Strategi pemasaran lewat Facebook juga lumayan berjalan. Hanya saja pelanggannya berkurang jauh karena Imelda tidak bisa membuatkan senyum pada setiap kue malaikat yang ia buat. Seperti kuenya, senyum seperti sudah hilang dari wajah Imelda. Ia lebih banyak melamun, seperti putus asa menjalani kehidupannya, atau kembali menonton permainan piano David, anak semata wayangnya. Imelda sendiri ingin terus menjadi ibu yang baik bagi David dengan segala rutinitasnya, tapi selalu terasa ada jarak dengan David. Semua makin membingungkan ketika Imelda sering mendengar suara-suara aneh di atas rukonya dan David ketakutan. Imelda berusaha menjalani dan menyelesaikan semuanya, walaupun semuanya semakin buntu baginya.

Bagaimana dengan Anda? Penasaran dengan film Pintu Harmonika yang diproduksi oleh Malka Pictures dan 700 Pictures ini? Segera saksikan di bioskop mulai tanggal 24 Mei 2013 mendatang.